Senin, 03 Desember 2018

PELAKNAT SYAHWAT KFRLGK


PELAKNAT SYAHWAT 
LYRIK & VOCAL : KFRLGK / Allawnologi (Kediri Jatim)
PROD : HANTO BEATS
(https://www.youtube.com/watch?v=dT6mdSsDxng)

Yow sahabat laknat.... mulut para lintah darat.
Malaikat penghangat yang rela beri semangat
itu takan berkarat hingga akhir hayat
meski datang hari kiamat, datang pula ribuan hujat
lekas bertaubat malaikat malik menghadang dipintu akhirat


Cepat sisakan cinta untuk penjilat pantat
pada setiap kiblat tinggalkan syahwat 
tidakkah kau suka saat berkholwat liarmu sampai ke urat
mendarat kasat aka bangsat, sesat


Neo Dajjal ialah pemilik modal, iblis yang miskin moral
sudi dianal imperialis lokal, datang ribuan skandal
mengobral akal sumbar karna dangkal
onani intelektual mengolah rima karna rapal


Tak pantas dihargai, kosakata macam tai
merenungi pun tak sudi, rapper yang tak punya ideologi
lekas berlari hapalkan kita suci, sana kembali mengaji
atau berhaji, kami tak berharap janji surgawi


Meski gerak kami dibatasi, karna kami selalu di curigai
kami tetap sudi menggugat janji dan menolak lahan investasi
idolatri dan mistifikasi tak ada dalam ajaran kami
dan komoditi hanya produksi, alat atau objek konsumsi


Dalam zur kritik der politischen oekonomie
di berlin, punya sisi hakiki, babron intrinsick value nilai pakai
bagai magnit menarik besi, tolak ukur yang diakui
mengukur kwantitas secara sosial telah terjadi


Warenkorper atau jasad komoditi,  werte warenwerte.
nilai dan komoditi, verwirklichi, terwujudnya nilai pakai
mari kita amati, gandum dan besi, contoh dalam geometri
kimiawi atau alami mesti dapat direduksi


Di solo bromortani, 2 zulkaidah 15 mengajari
8 septem 15 dikabari, berkreasi di sriwedari
sajak ini ada dua implikasi, yang telah kau ketahui
seolah mediator tuhan yang sangat tinggi...ah monopoli


Coba kau garis bawaih, esoteris mistis milik kaum virtuosi
tradisi, kweekschool wadah hegemoni
kuasa mendominasi, moral intelektual tersepakati
contah kasus hisworo djawi demitologi menghantui


Tout comprendre est tout pardonner
mengerti berarti memaafkan
nabi dalam keadaan mabuk terima wahyu tuhan
martodarsono memberi catatan, bahwa tulisan, itu bisa jadi akan,  menimbulkan salah paham bagi orang kebanyakan. Tak perlu diadili karna dibawah yurisdiksi


Amar ma,ruf nahi mungkar, bermula dari tapar-tapar
koran dan assunah, katakanlah neo sinkretis nasiondiyah
dalam praktek amaliyah, bisa jatuh terpleset (salah)
inilah jalan baru atas akidah, canangkan spiritualisasi model syariah


Ada banyak keyakinan seolah macam permainan.
kasih sayang, halal haram, bendera ingatan, perlawanan
tumbuh lagi satu  golongan, sepasaran selametan selasa kamisan, 
siklus kehidupan, bukan pembatasan tuntunan.


Bukankah wahyu itu pembebasan, bukan kekangan
dan coba hias, murni al ikhlas, sepintas saja jadi pemalas
pantas otak mu culas, mugholad untuk digagas
sarkas cadas seutas kertas dalam gestapas


Sesudah krisis sosial politik, banyak muncul praktik-praktik
ahli fasik sungguh munafik, hubungan dialektik
musnah sudah dialektik, hanya ada dalam lirik
bukan intrik dan retorik telah ku racik dan ku suntik


Jika pada bulan bintang atau kepalan mereka bersandar
maka pada hip-hop kami lupakan lapar dan qadar
 meskipun malaikat mungkar datang menghajar
segala catat cacat akan terus teringat


Pada jurang liang lahat, penghakiman tak bersyarat
tuntut segala kodrat, semua kata dan yang diperbuat
macam gila hormat, menghamba karna pangkat
tiada peringkat predikat, zabur injil quran taurat


Realitas sosial yang unik kita tempatkan sebagai kritik
indonesia yang pluralistik, TBC (TBK) lah nomer apik
ditengah kekerasan dan pertikaian,  di berbagai kawasan,
golongan, keterlibatan  pengikut gerakan pembodohan


Konflik dan ketegangan haruslah diatasi
agar terintegrasi, mungkin jadi tradisi, 
reformasi islami sosial ekonomi, modernisasi.
sebagai sumber refrensi, kiri syar’i semoga terberkati


Dan aku allawnologi akan terus berbagi 
sampai mati menggugat hingga akhirat nanti
malaikat kan ku salimi abu nawaspun mampu menghantui
setiap janji yang tersepakati aku bersaksi demi langit dan bumi
serta jiwa raga ini .


Sumber refrensi : Buku K.H Ahmad Dahlan , Das Kapital Jilid 1
Sumber Music : 
◽️Instagram https://instagram.com/hanto.beatmaker/
◽️Email
Hanto.beatmaker@live.fr 


◽️Soundcloud  https://soundcloud.com/allawnologi
◽️E.mail ⇒ ahmaddahlanbaidowi@gmail.com

◽️ No. Telp / WA ⇒ 0813 3348 5133

Tidak ada komentar:

Posting Komentar